Senin, 04 Maret 2013

Faktor Sosial Budaya yang membutuhkan Layanan Bimbingan Konseling


Kebutuhan akan bimbingan muncul karena adanya masalah yang dihadapi oleh individu yang terlibat dalam kehidupan masyarakat serta ditambah faktor-faktor yang menambah rumitnya keadaan masyarakat dimana individu itu hidup. Diantara beberapa faktor-faktor tersebut adalah :


1.       Problem keluarga
Ketidakberfungsian keluarga melahirkan dampak negatif  bagi kehidupan moralitas anak. Bagi keluarga yang mengalami kondisi disfungsional, seringkali dihadapkan kepada kebutuan atau kesulitan mencari jalan keluar atau pemecahan massalah yang dihadapinya, sehingga apabila tidak segera mendapatkan bantuan dari luar, maka masalah yang dihadapinya akan semakin parah. Salah satu bantuan yang dapat memfasilitasi keluarga memecahkan masalah yang dihadapinya adalah layanan bimbingan dan konseling yang berupaya membantu untuk memelihara keutuhan atau keharmonisan.
2.       Perkembangan Pendidikan
Arus demokrasi yang ada juga masuk pada bidang pendidikan. Hal ini berarti pemberian kesempatan kepada setiap orang untuk menikmati pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah atau pun oleh badan swasta. Kesempatan yang terbuka ini menyebabkan berkumpulnya murid-murid berbagai kalangan yang berbeda – beda latar belakangnya antara lain: agama, etnis, keadaan sosial, adat istiadat, dan ekonomi. Hal semacam ini menimbulkan bertumpuknya masalah yang dihadapi oleh orang yang terlibat dalam kelompok campuran itu. Pemecahan ini dapat diperoleh dalam melaksanakan bimbingan bagi anggota kelompok yang bersangkutan, dalam hal ini kelompok murid sekolah.
3.       Dunia Kerja
Berbagai perubahan dalam dunia kerja menuntut keahlian khusus dari para pekerja. Untuk itu perlu dipersiapkan tenaga-tenaga yang terampil dan memiliki sikap mental yang tangguh dalam bekerja. Bimbingan dan konseling diperlukan untuk membantu menyiapkan mental para pekerja yang tangguh itu.
4.       Perkembangan Kota
Kecendurangan bertumbuhnya kota – kota di abad ke-21 akan mendorang semakin meledaknyan arus urbanisasi. Kondisi ini akan menimbulkan dampak sosial yang buruk bagi kehidupan masyarakat di perkotaan. Kondisi kehidupan di atas dapat menjadi sumber pemicu malapetaka kehidupan terutama masyarakat masalah – masalah psikologis seperti gejala “maladjustment” dan “pathologic” ( gangguan jiwa dan sakit jiwa ). Bimbingan dan konseling di butuhkan untuk membantu masyrakat mengatasi masalah – masalah psikologis sehingga dapat menysuaikan diri dengan lingkungan.                 
5.       Kondisi Sosial Ekonomi
Kondisi sosial ekonomi yang berbeda diantara masyarakat tak jarang menimbulkan problem-problem baru. Terkadang problem tersebut mengakibatkan seseorang kurang nyaman bahkan merasa inferior dihadapan yang lain. Bimbingan konseling dibutuhkan untuk membantu penyelesaian problem yang ada tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar