Senin, 08 April 2013

Landasan Psikologis dibutuhkannya pelayanan bimbingan konseling (2)


Faktor-faktor selanjutnya yang menjadi landasan psikologis dibutuhkannya pelayanan bimbingan konseling diantaranya adalah :


5.       Masalah Belajar

Dalam kegiatan belajar dapat timbul berbagai masalah baik bagi pelajar maupun bagi pengajar. Bagi pelajar permasalahan tersebut dapat berupa pengaturan waktu belajar, memilih cara belajar, dsb. Sedangkan bagi pengajar permasalahan tersebut dapat berupa bagaimana menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif, membuat perencanaan pembelajaran dll. Keberhasilan belajar bagi siswa itu sendiri dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal.

a.       Faktor Internal

                  Faktor Internal yang mengakibatkan kesulian belajar adalah sebagai berikut :

(1)    Ketidakseimbangan mental atau gangguan fungsi mental (2)    Gangguan fisik  (3)    Gangguan Emosi

 
b.      Faktor Eksternal

                   Faktor Eksternal ini meliputi aspek-aspek sosial dan nonsosial. Yang dimaksud dengan faktor sosial adalah manusia, baik yang hadir secara langsung (bertatap muka dan berkomunikasi) maupun kehadirannya secara tidak langsung (berupa foto, suara dalam TV, radio dsb). Sedangkan faktor nonsosial adalah waktu (pagi, siang, malam) suasana lingkungan (sepi, bising atau ramai) dll.



6.       Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence)

Howard Gardner sebagai pelopor kecerdasan majemuk menyatakan bahwa ada delapan jenis kecerdasan yang dimiliki setiap individu yaitu linguistik, matematis-logis, spasial, kinestetik-jasmani, musikal, interpersonal, intrapersonal, dan naturalis.

Namun, Rata-rata sekolah masih menerapkan sistem pendidikan yg mengukur tingkat kecerdasan anak didik semata-mata hanya menekankan kemampuan logika dan bahasa. Padahal, Kecerdasan intelektual tidak hanya mencakup dua parameter tersebut.

Perlu kita pahami ciri-ciri kecerdasan yang dimaksud tersebut, yaitu

1.    Kecerdasan Linguistik, umumnya memiliki ciri antara lain (a) suka menulis kreatif, (b) suka mengarang kisah khayal atau menceritakan lelucon, (c) sangat hafal nama, tempat, tanggal atau hal-hal kecil, (d) membaca di waktu senggang, (e) mengeja kata dengan tepat dan mudah, (f) suka mengisi teka-teki silang, (f) menikmati dengan cara mendengarkan, (g) unggul dalam mata pelajaran bahasa (membaca, menulis dan berkomunikasi).
2.    Kecerdasan Matematika-Logis, cirinya antara lain: (a) menghitung problem aritmatika dengan cepat di luar kepala, (b) suka mengajukan pertanyaan yang sifatnya analisis, misalnya mengapa hujan turun?, (c) ahli dalam permainan catur, halma dsb, (d) mampu menjelaskan masalah secara logis, (d) suka merancang eksperimen untuk membuktikan sesuatu, (e) menghabiskan waktu dengan permainan logika seperti teka-teki, berprestasi dalam Matematika dan IPA.
3.    Kecerdasan Spasial dicirikan antara lain: (a) memberikan gambaran visual yang jelas ketika menjelaskan sesuatu, (b) mudah membaca peta atau diagram, (c) menggambar sosok orang atau benda persis aslinya, (d) senang melihat film, slide, foto, atau karya seni lainnya, (e) sangat menikmati kegiatan visual, seperti teka-teki atau sejenisnya, (f) suka melamun dan berfantasi, (g) mencoret-coret di atas kertas atau buku tugas sekolah, (h) lebih memahamai informasi lewat gambar daripada kata-kata atau uraian, (i) menonjol dalam mata pelajaran seni.
4.    Kecerdasan Kinestetik-Jasmani, memiliki ciri: (a) banyak bergerak ketika duduk atau mendengarkan sesuatu, (b) aktif dalam kegiatan fisik seperti berenang, bersepeda, hiking atau skateboard, (c) perlu menyentuh sesuatu yang sedang dipelajarinya, (d) menikmati kegiatan melompat, lari, gulat atau kegiatan fisik lainnya, (e) memperlihatkan keterampilan dalam bidang kerajinan tangan seperti mengukir, menjahit, memahat, (f) pandai menirukan gerakan, kebiasaan atau prilaku orang lain, (g) bereaksi secara fisik terhadap jawaban masalah yang dihadapinya, (h) suka membongkar berbagai benda kemudian menyusunnya lagi, (i) berprestasi dalam mata pelajaran olahraga dan yang bersifat kompetitif.
5.    Kecerdasan Musikal memiliki ciri antara lain: (a) suka memainkan alat musik di rumah atau di sekolah, (b) mudah mengingat melodi suatu lagu, (c) lebih bisa belajar dengan iringan musik, (d) bernyanyi atau bersenandung untuk diri sendiri atau orang lain, (e) mudah mengikuti irama musik, (f) mempunyai suara bagus untuk bernyanyi, (g) berprestasi bagus dalam mata pelajaran musik.
6.    Kecerdasan Interpersonal memiliki ciri antara lain: (a) mempunyai banyak teman, (b) suka bersosialisasi di sekolah atau di lingkungan tempat tinggalnya, (c) banyak terlibat dalam kegiatan kelompok di luar jam sekolah, (d) berperan sebagai penengah ketika terjadi konflik antartemannya, (e) berempati besar terhadap perasaan atau penderitaan orang lain, (f) sangat menikmati pekerjaan mengajari orang lain, (g) berbakat menjadi pemimpin dan berperestasi dalam mata pelajaran ilmu sosial.
7.    Kecerdasan Intrapersonal memiliki ciri antara lain: (a) memperlihatkan sikap independen dan kemauan kuat, (b) bekerja atau belajar dengan baik seorang diri, (c) memiliki rasa percaya diri yang tinggi, (d) banyak belajar dari kesalahan masa lalu, (e) berpikir fokus dan terarah pada pencapaian tujuan, (f) banyak terlibat dalam hobi atau proyek yang dikerjakan sendiri.
8.    Kecerdasan Naturalis, memiliki ciri antara lain: (a) suka dan akrab pada berbagai hewan peliharaan, (b) sangat menikmati berjalan-jalan di alam terbuka, (c) suka berkebun atau dekat dengan taman dan memelihara binatang, (d) menghabiskan waktu di dekat akuarium atau sistem kehidupan alam, (e) suka membawa pulang serangga, daun bunga atau benda alam lainnya, (f) berprestasi dalam mata pelajaran IPA, Biologi, dan lingkungan hidup.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar